Nerf Untuk Reyna dan Buff Tambahan Untuk Yoru Di Update Valorant 2.03

Nerf Untuk Reyna dan Buff Tambahan Untuk Yoru Di Update Valorant 2.03 – Sebagai salah satu duelist utama Valorant, selama ini Reyna telah “menikmati terlalu banyak kesenangan” dalam META yang berlaku saat ini.

Hal ini membuat Riot Games sebagai developer mencoba untuk menghadirkan beberapa perubahan pada agent ini, yang hadir bersamaan dengan peningkatan kemampuan dari dua skill milik duelist lainnya, Yoru.

Skill Devour (Q) dan Dismiss (E) milik Reyna selama ini telah membuat dirinya terlalu banyak fleksibilitas, terutama dengan empat charge. Selain itu keunggulannya dalam pistol-round bisa dibilang tidak tertandingi karena dia dapat menyembuhkan diri hingga 150, tanpa harus membeli armor.

Hal ini membuat Riot Games menilai bahwa Reyna terlalu overpowered dan mencoba menurunkan segala keunggulan yang ada dengan menghadirkan nerf.

Total charge pada Q dan E milik Reyna kini telah diturunkan menjadi dua dan meningkatkan harganya menjadi 200 kredit, dari sebelumnya hanya 100. Hal ini tentu akan membuat kemampuan Reyna menjadi jauh menurun.

Sebagai kompensasi dari nerf yang terbilang signifikan ini, kini musuh yang terbunuh oleh Reyna akan menjatuhkan Soul Orbs, bahkan jika Reyna tidak mendapatkan last hit darinya, dengan catatan bahwa Reyna harus memberikan damage kepada lawannya itu tiga detik sebelum berhasil dijatuhkan rekannya.

Di sisi lain, kompleksitas Yoru tampaknya telah membuat agent ini sulit untuk digunakan. Kombo milik Yoru sulit untuk dilakukan, terutama di level tertinggi dari permainan Valorant.

Hal ini membuat Riot Games membuat beberapa perubahan pada Gatecrash (E) dengan menambahkan indikator di mini map yang menunjukkan seberapa luas jangkauan musuh dapat mendengar dan melihat kemampuannya itu.

Selain itu Riot Games juga menargetkan perubahan pada ultimate milik Yoru, Dimensional Drift. Sekarang, saat Yoru menggunakan skill ultimate-nya itu apan terlihat di mini map. Setiap musuh yang berhasil ditemukan oleh Yoru juga akan muncul di mini-map sekan setimnya juga.

Akan tetapi, para pengguna Yoru kini tidak bisa lagi melakukan body block kepada lawan saat menggunakan ultimate. Hal ini yang membuat Yoru masih akan cukup kesulitan untuk mendapatkan tempat di META Valorant saat ini.

Selain Reyna dan Yoru, perubahan kecil juga dilakukan oleh Riot Games untuk molotov milik Brimstone dan Phoenix, di mana zona berapi yang dihadirkan menjadi lebih mudah untuk didengar, bahkan ketika ada suara lain di dekatnya.

Selain dari para agent, patch 2.03 Valorant ini juga menghadirkan penyesuaian untuk beberapa senjata yang ada, yaitu Stinger, Frenzy, dan Marshal.

Hanya beberapa hari setelah Yoru dirilis, para pro player Valorant mengungkapkan pemikiran mereka tentang agent baru ini. Hasilnya? Ada yang pro, tetapi tak banyak juga yang kontra.

Kapten tim 100 Thieves, Spencer “Hiko” Martin, yang kini telah kembali melakukan streaming setelah beristirahat usai mengantarkan timnya menjuarai First Strike Amerika Utara, ia mengungkapkan pendapatnya tentang Yoru.

Hiko percaya bahwa Yoru memiliki kemampuan yang bagus untuk mengalahkan lawan. Namun, kemampuannya sebagai Attacker tidak lebih baik ketimbang sebagai Defender.

“Dia tidak memiliki (skill) stall. Dia hanya memiliki dua (Blindside) flash. Dia harus segera bermain dengan skill Gatecrash, dan Fakeout. Saya masih tidak berpikir dia bisa begitu diandalkan,” ucap Hiko.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *